English
 
Membuat Pelaporan
 
Laporkan:
  • Indikasi Tindakan curang
  • Indikasi Korupsi
  • Indikasi Pencurian
  • Indikasi Pelanggaran kebijakan dan peraturan perusahaan
  • Indikasi Benturan kepentingan
  • Indikasi Penyuapan
  • Indikasi Penggelapan
  • Indikasi Penipuan
  • Indikasi Pemerasan
Melalui:

Telepon:
+6221 1500 969

SMS dan WhatsApp:
+62812 90 060606

Faksimili:
+6221 1500 979
(Unduh lembar muka pelaporan disini)

Email:
ipcbersih@tipoffs.asia
(Unduh lembar muka pelaporan disini)

Kirim Surat:
IPC Bersih
PO BOX 3325
JKP 10033

(Unduh lembar muka pelaporan disini)

  IPC Bersih

IPC Bersih adalah sebuah program nyata dari manajemen PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) (atau disebut juga Indonesia Port Corporation selanjutnya disingkat IPC) dan Anak Perusahaan untuk mewujudkan tempat kerja yang bersih dari tindakan curang, korupsi dan pemerasan.

Salah satu aplikasi yang disediakan oleh PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) bagi seluruh stakeholder yang memiliki informasi dan ingin melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang dilakukan oleh Insan PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) dan Anak Perusahaan adalah Whistleblowing System yang independen.

Manajemen PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) melengkapi program IPC bersih ini dengan :

  • Kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran karyawan atas keberadaan Program IPC Bersih dan sistem pelaporan pelanggaran yang independen.
  • Kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada stakeholder agar memahami kebijakan dan prosedur internal control untuk mencegah terjadinya pelanggaran.
  • Operator call center khusus dengan pengetahuan untuk menggali informasi penting.
  • Ahli investigasi forensik yang berpengalaman untuk menganalisa laporan.
  • Mekanisme pelaporan pelanggaran yang dapat segera ditindaklanjuti.

Laporan dapat ditindaklanjuti bila memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Termasuk pada kriteria yang telah ditentukan.
  2. Laporan merupakan tindakan pelanggaran yang melibatkan Insan IPC dan Anak Perusahaan.
  3. Laporan mempunyai dampak terhadap kinerja dan reputasi PT. Pelabuhan Indonesia II (persero) dan Anak Perusahaan.
  4. Manajemen IPC akan memprioritaskan tindak lanjut laporan yang disampaikan oleh Pelapor yang menyebutkan identitas serta dilengkapi dengan 2 (dua) alat bukti pendukung.

Laporan yang disampaikan sedikitnya memuat hal-hal dibawah ini :

  1. Pelapor harus menyebutkan identitasnya agar Pelapor memperoleh perlindungan dari manajemen IPC dan akan mempermudah tindak lanjut laporan dalam hal dibutuhkan data tambahan.
  2. Uraian pelanggaran yang dilakukan.
  3. Data terlapor dan pihak lain yang terlibat serta unitnya (bila ada).
  4. Data terkait tempat kejadian dan waktu kejadian.
  5. Dokumen pendukung dan/atau bukti lainnya (bila ada).

Melalui sistem ini, Insan IPC atau stakeholder yang melaporkan akan diberikan perlindungan, baik dalam hal kerahasiaan identitas maupun dari kemungkinan tindakan balasan oleh si terlapor.

Deloitte mengacu pada satu atau lebih dari Deloitte Touche Tohmatsu Limited, suatu perusahaan terbatas swasta Inggris (a private company limited by guarantee) ("DTTL"), dan jaringan anggotanya, serta entitas-entitas terkait. DTTL dan anggotanya masing-masing merupakan badan hukum yang terpisah dan independen. DTTL (yang juga disebut sebagai "Deloitte Global") tidak menyediakan jasa kepada klien. Silakan mengunjungi www.deloitte.com/about untuk penjelasan rinci tentang jaringan global anggota DTTL.
Deloitte menyediakan jasa audit, pajak, konsulting, penasihat risiko, dan layanan penasihat keuangan bagi klien publik dan swasta dari berbagai industri. Deloitte melayani 4 dari 5 perusahaan Fortune Global 500® melalui jaringan global yang menghubungkan anggotanya di lebih dari 150 negara dan wilayah yang mempersembahkan kemampuan dan perspektif kelas dunia serta layanan berkualitas tinggi bagi klien untuk mengatasi tantangan bisnis yang paling kompleks. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana lebih dari 264.000 tenaga profesional Deloitte membuat dampak yang berarti, silakan bergabung dengan kami pada Facebook, LinkedIn, atau Twitter.

Tentang Deloitte Southeast Asia
Deloitte Southeast Asia Ltd-anggota dari Deloitte Touche Tohmatsu Limited yang terdiri dari praktisi-praktisi Deloitte yang beroperasi di Brunei, Kamboja, Guam, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam- didirikan untuk memberikan nilai yang terukur terhadap tuntutan khusus dari perusahaan dan usaha yang semakin regional dan bertumbuh pesat.
Meliputi lebih dari 330 partner dan 8.000 tenaga profesional di 25 lokasi kantor, anak perusahaan dan afiliasi Deloitte Southeast Asia Ltd menggabungkan keahlian teknis dan pengetahuan industri yang mendalam untuk memberikan layanan yang konsisten dan berkualitas tinggi bagi perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut.
Semua jasa diberikan oleh praktisi-praktisi di negara masing-masing, anak perusahaan dan afiliasinya yang merupakan badan hukum terpisah dan independen.

Tentang Deloitte Indonesia
Di Indonesia, jasa diberikan oleh PT Deloitte Konsultan Indonesia.
© PT Deloitte Konsultan Indonesia